Responsive Banner design

Jenis Kolesterol




  1. High Density Lipoprotein (HDL) biasanya disebut kolesterol baik. HDL dianggap kolesterol baik karena kelebihan kolesterol jahat dalam jaringan perifer akan diangkut oleh HDL ke hati untuk kemudian dikeluarkan melalui saluran empedu sebagai lemak empedu.

  1. Low Density Lipoprotein (LDL) biasanya disebut kolesterol jahat. LDL dianggap jahat karena keberadaannya dapat mempersempit lubang pembuluh darah, khususnya pembuluh darah kecil yang berperan vital dalam menghantarkan makanan, nutrien dan oksigen ke kepala, otak, serta jantung. Bila pembilih darah semakin sempit dan tersumbat, dapat memicu munculnya berbagai penyakit seperti stroke, jantung koroner, vertigo, migran, bahkan kanker.
  2. Trigliserida, merupakan senyawa yang ada di dalam makanan dan plasma darah. Trigliserida yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, akan diubah menjadi energi bagi tubuh. Jika jumlahnya berlebihan dan tidak ditransfer menjadi energi, trigliserida ini dapat berubah menjadi sel-sel lemak yang dapat menyumbat pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular (seperti jantung dan stroke). Kelebihan trigliserida juga dapat mempengaruhi kinerja pankreas.

Menurut WHO, 1 di antara 6 orang di dunia terkena stroke, dan setiap enam detik ada kasus stroke baru yang terjadi. 80% terjadinya stroke disebabkan oleh trombotik dan sumbatan kolesterol.
90% penderita stroke, serangan jantung, gagal ginjal atau buta, tidak mengetahui bahwa pemicunya adalah kolesterol jahat (LDL) yang tinggi.

Silahkan klik disini dan dapatkan informasi Produk Herbal Terbaik lainnya 

0 komentar:

Posting Komentar